Tampilkan postingan dengan label Tugas Sekolah (TKJ). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Sekolah (TKJ). Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Februari 2013

Tugas KKTKJ

TUGAS TKJ , Raihan Alif XI TKJ 1

·         1.sebutkan macam2 sistem informasi yang dapat digunakan dalam jaringan komputer baik sebagai server maupun workstation
2.bagaimana pendapat anda dengan pengembangan system operasi yang dikembangkan dgn open source
3.jelaskan kelebihan SO ms windows & linux yang telah anda sebutkan pada soal no.1
4.sebutkan varian SO jaringan berbasis gui yg menggunakan basis linux
5.sebutkan & jelaskan syarat min.hardware yang harus dimiliki u/melakukan instalasi s.o jaringan redhat9
6.sebutkan metode instalasi yg dapat dilakukan dlm instalasi redhat9
7.apa yg dimaksud dgn WAN
8.apa yang disebut dengan modem
9.apa saja protokol” pengembangan dr HDLC
10.sebutkan & jelaskan tipe” frame dr HDLC


·         Jawaban :

1. - Windows 2000 Server,Windows 2003 Server,Windows 2007 Server,dll.

- Linux,Ubuntu,CentOS,Fedora,Debian dan Mandriva

·         2.Menurut Saya : Open Source adalah sebuah sistem baru dalam mendistribusikan software kepada

pengguna dengan memberikan program dan source code nya secara gratis! Bahkan

pengguna dapat mempelajari dan melakukan   modifikasi untuk membuat software

tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.

 

Richard M. Stallman,pendiri Free Software Foundation -sebuah organisasi yang

mendukung Open Source,mengeluarkan sebuah lisensi software untuk Open Source

yang dinamakan GPL (GNU Public License). Lisensi inilah yang saat ini paling

banyak  digunakan  untuk mendistribusikan software Open Source.  Selain GPL,

masih banyak lisensi software lainnya yang dikembangkan oleh komunitas Open

Source.

 

Berikut adalah keuntungan software Open Source:

 

Sisi pengguna:

 

* Gratis

* Pengguna dapat terlibat dalam pengembangan program karena memiliki

* source code nya

* Respon yang baik dari pemakai sehingga bug dapat ditemukan dan

* diperbaiki dengan lebih cepat.

 

Sisi developer:

 

* Seluruh komunitas mau dan dapat membantu untuk membuat software anda

* menjadi lebih baik

* Tidak ada biaya iklan dan perawatan program * Sebagai sarana untuk memperkenalkan konsep anda.

 

3.-Kelebihan Windows :

 ·  Sistem operasi yang user-friendly.

·  Dukungan hardware yang lengkap, aplikasi bagi platform Windows lebih banyak.

·  Memiliki pengaturan control akses yang canggih dibandingkan dengan sistem operasi yang lain, dikarenakan tidak semua orang dapat mengakses data secara bebas terhadap semua objek tertentu.

·  Mendukung sistem berkas partii dengan fomat FAT, FAT16, FAT32, NTFS, juga ISO9660.

·  Mendukung Sistem Berkas Terenskripsi ( EFS ). Sistem ini digunakan untuk memproteksi data- data yang penting agar tidak dapat di buka oleh user lain apalagi komputer lain.

 

-Kelebihan LINUX :

·  Sistem operasi yang tahan tertular virus.

·  Linux sangat stabil, sehingga menjadi platform mayoritas bagi server internet, hingga industri perfilman.

·  Linux sangat baik digunakan untuk jaringan.

·  Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.

Linux adalah sistem operasi yang murni multiuser dan multitasking.·

4.-Fedora Core –Delvian

-Mandriva –CentOS

-Mandrake –SUSE

-Ubuntu ,dll

5.-Processor : Pentium J 200 (u/ metode text)

-Processor Pentium JJ 400 (u/ metode grafis)

-Rekomendasi Pentium JJJ 600MB ke atas

-Hardisk : 475MB (u/ Custom Instalasi) , 850MB (u/ Server) , 1,7GB (u/ Personal Dekstop) , 2,1GB (u/ Workstation) Rekomendasi 10GB keatas.

-Memory : 64MB (u/ mode text , 128MB (u/ mode grafik) Rekomendasi 192MB agar berjalan dgn baik.

6.Proses instalasi yang dipilih menggunakan metode dari CD-ROM sebagai media penyimpan file master instalasi. Untuk dapat melakukan instalasi sistem operasi Linux Redhat 9 dari CD ROM, langkah pertama yang dilakukan adalah mengatur BIOS agar booting dari CD-ROM.

7. (Wide Area Network) yaitu merupakan jaringan komputer yang mencakup area lokasi yang lebih luas, dengan melibatkan kesatuan komputer yang lebih banyak. Hal ini sudah jelas berbeda dengan PAN, MAN atau mungkin LAN yang dibatasi dengan ruangan dan bangunan. WAN tidak dibatasi dengan ruangan ataupun bangunan namun cakupannya bisa antar benua.

WAN akan mampu mengkoneksikan para pengguna-pengguna jaringan dalam daerah jangkauan yang lebih luas. Hal ini akan membuat para Technical IT dapat melakukan sharing resource antar negara bahkan antar benua.

 

Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.

 

Router berfungsi merawat dan mengatur address LAN dan juga WAN.

WAN tidak dimiliki atau di manage oleh seorang saja, tetapi didistribusikan dan dikelola oleh beberapa orang bahkan oleh beberapa organisasi. Teknologi yang biasanya dipakai WAN antara lain : Modem, ISDN (Integrated Services Digital Network), DSL (Digital Subscriber Line), Frame Realay, ATM (Asynchronous Transfer Mode), SONET (Synchronous Optical Network), T (US) dan E (Europe) Carrier Series seperti T1, E1, T3, E3 dan lain-lain.

8. Pengertian Modem

Modem (Modulator-Demodulator) adalah perangkat yang dewasa ini paling banyak digunakan untuk melakukan koneksi internet, khususnya melaui saluran telepon. Secara fisik, modem dapat dibedakan sebagai modem internal dan modem eksternal. Disamping itu , kita mengenal pembagian berdasarkan kecepatan dan cara kerjanya, apakah itu berupa software atau hardware modem. Ada beberapa pembagian lagi yang sifatnya lebih teknis, seperti error control, data compression protocol.


Seperti tergambar dari namanya, perankat modem eksternal berada diluar CPU.Modem eksternal dihububgkan ke CPU melaui port COM atau USB . Modem jenis ini biasanya mengunakan tegangan terpisah berupa adaptor . Keuntungan pengguna modem jenis ini adalah porabilitasnya yang cukup baik sehinga gampang dipindah-pindah untuk digunakan ke computer lainnya, Disamping itu dengan menggunakan modem eksternal, tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankan sehingga bisa dipakai untuk keperluan lain, terutama apabila mainbord yang digunakan hanya menyediakan sedikit slot ekspansi. Modem eksternal juga dilengkapi dengan lampu indikator yang memudahkan kita untuk memonitor status modem, Kerugiannya , harga yang lebih mahal dibandingkan dengan modem eksternal juga membutuhkan tempat sendiri untuk menaruhnya, walaupun modemnya kecil.



Berbeda dengan modem eksternal, modem internal terpasang langsung didalam CPU .Secara fisik modem internal berupa sebuah card yang tertancap pada salah satu slot ekspansi pada mainbord, biasanya pada slot ISA atau PCI penggunaan jenis modem ini memiliki beberapa keuntungan, antara lain adalah lebih hemat tempat dan dari segi harga lebih murah dibandingkan dengan modem eksternal. Karena telah terpasang didalam CPU , maka modem jenis ini tidak membutuhkan adaptor seperti halnya modem ekternal sehinga syestem terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel berserakan yang kelihatan memberi kesan kurang rapi, namun demikian , modem internal memiliki kelemahan berupa tidak adanya indikator sebagaimana yang biasa ditemui pada modem eksternal, akibatnya agak sulit memantau status modem (Walaupun bisa dilakukan lewat software) Selain itu, modem internal tidak mengunakan sumber tegangan sendiri hingga harus disatu dari power supply pada CPU. Panas dari komponen-komponen dalam rangkaian modem internal juga akan menambah suhu dalam kotak CPU.

9. - Link Access Procedure, Balanced ( LAPB ) untuk X.25 Modul NTW.OPR.200.(2).A 33
- Link Access Procedure on the D channel ( LAPD ) untuk ISDN
- Link Access Procedure for Modem ( LAPM ) dan PPP untuk modem
- Link Access for Frame Relay ( LAPF ) untuk Frame Relay.

10. - Information frame (I -frames), membawa data untuk dikirimkan. Menambahkan flow dan error control, dimana data mungkin minta dikirimkan ulang (piggyback).
- Supervisory frame (S-frames), menyediakan mekanisme request dan respond ketika piggybacking tidak digunakan.
- Unnumbered frames (U-frames), menyediakan tambahan fungsi pengontrolan jalur seperti setup koneksi dll.

 

 

 

 

Kamis, 01 November 2012

Artikel Tentang Proxy


Kata Proxy berasal dari bahasa Latin proximus, yang berarti dekat. Proxy server adalah sebuah server yang membantu kita untuk mempertahankan privasi kita dalam mengakses Internet. Saat kita mengakses Internet menggunakan proxy, web page yang kita kunjungi tidak akan dapat melihat kita. Web page tersebut hanya akan melihat proxy yang kita gunakan saja. Proxy server beroperasi sebagai berikut.
Client tersambung dengan proxy server, dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page ataupun lainnya. Proxy server kemudian mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filter nya.
Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP address atau protocol. Jika permintaan tersebut divalidasi oleh filternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambungkan ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk client nya.
Proxy server dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan antara lain:
  1. Untuk menyembunyikan server tertentu dari publik demi keamanan
  2. Untuk mempercepat akses ke resources yang diperlukan
  3. Untuk membuka situs-situs yang diblokir ditempat-tempat seperti sekolah, kantor, dan sebagainya.
  4. Untuk melewati kontrol keamanan/parental
  5. Untuk melindungi identitas saat sedang online
Proxy server yang melanjutkan permintaan dan jawaban tanpa modifikasi biasanya disebut dengan gateway atau tunneling proxy. Sebuah proxy server dapat ditaruh di komputer client, atau di beberapa lokasi diantara client dan server-server yang dituju.
Reverse proxy adalah sebuah proxy yang digunakan sebagai front-end, dengan maksud untuk mengontrol dan melindungi akses ke sebuah server atau private network. Biasanya reverse proxy melakukan hal-hal seperti load-balancing, authentication, decryption, atau caching.

OSI dan Fungsi-fungsinya


OPEN SYSTEM INTERCONNECTION (OSI)
I. PENGERTIAN
Masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Untuk mengatasi ini, International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda.
Model-OSI tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki sejumlah sub-layer (dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)). Perhatikan tabel berikut:

7th
- Layer : Application
Services
6th
- Layer : Presentation
Services
5th
- Layer : Session
Communications
4th
- Layer : Transport
Communications
3rd
- Layer : Network
Communications
2nd
- Layer : Data-link
Physical connections
1st
- Layer : Physical
Physical connections
Tabel MODEL OSI
Layer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat menangani protocol dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan yang besar antara layer Physical dan layer Application.
II. FUNGSI LAYER
1. Layer Physical
Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.
2. Layer Data-link
Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.
3. Layer Network
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network
  • Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu
  • Mendeteksi Error
  • Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
  • Mengendalikan aliran
4. Layer Transport
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
5. Layer Session
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.
6. Layer Presentation
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
7. Layer Application
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.
III. KOMPONEN JARINGAN DAN PROTOKOL LAYER
  1. Layer 1 – Physical

Network components:
  • Repeater
  • Multiplexer
  • Hubs(Passive and Active)
  • TDR
  • Oscilloscope
  • Amplifier
Protocols:
  • IEEE 802 (Ethernet standard)
  • IEEE 802.2 (Ethernet standard)
  • ISO 2110
  • ISDN
  1. Layer 2 – Datalink

Network components:
  • Bridge
  • Switch
  • ISDN Router
  • Intelligent Hub
  • NIC
  • Advanced Cable Tester
Protocols:
Media Access Control:
Communicates with the adapter card
Controls the type of media being used:
  • 802.3 CSMA/CD (Ethernet)
  • 802.4 Token Bus (ARCnet)
  • 802.5 Token Ring
  • 802.12 Demand Priority
Logical Link Control
  • error correction and flow control
  • manages link control and defines SAPs
802.2 Logical Link Control
3. Layer 3 (Network)

Network components:
  • Brouter
  • Router
  • Frame Relay Device
  • ATM Switch
  • Advanced Cable Tester
Protocols:
  • IP; ARP; RARP, ICMP; RIP; OSFP;
  • IGMP;
  • IPX
  • NWLink
  • NetBEUI
  • OSI
  • DDP
  • DECnet
4. Layer 4 – Transport

Network components:
  • Gateway
  • Advanced Cable Tester
  • Brouter
Protocols:
  • TCP, ARP, RARP;
  • SPX
  • NWLink
  • NetBIOS / NetBEUI
  • ATP
5. Layer 5 – Session

Network components:
  • Gateway
Protocols:
  • NetBIOS
  • Names Pipes
  • Mail Slots
  • RPC
  1. Layer 6 – Presentation

Network components:
  • Gateway
  • Redirector
Protocols:
  • None
  1. Layer 7 – Application

Network components:
  • Gateway
Protocols:
  • DNS; FTP
  • TFTP; BOOTP
  • SNMP; RLOGIN
  • SMTP; MIME;
  • NFS; FINGER
  • TELNET; NCP
  • APPC; AFP
  • SMB

Postingan Lama Beranda